Bapak tua itu adalah Bapakku juga

Bapak tua itu adalah Bapakku juga

Oleh Dheka Dwi Agusti N.

Sayang, kau lihat Bapak tua itu

Ia yang duduk di samping roda tua

Dengan napas yang terengah-engah

Rupanya dia kelelahan mendorong gerobaknya

Gerobak besar yang penuh sampah.

Kenapa dia sendiri?”

Kemana anak-anaknya?”

Kemana keluarganya?”

Sayang, kita inilah keluarganya

Bukankah kita lahir dalam jalur darah yang sama

Keturunan Adam.

Jadi…

Bapak tua itu adalah Bapakku juga

24 Nopember 2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: